Tugas Kuliah: Fourteen Points of Woodrow Wilson

Presiden Amerika Serikat ke-28 Woodrow Wilson terkenal akan pidatonya yang disebut The Fourteen Points pada masa akhir Perang Dunia I tepatnya pada tahun 1918. Pidato tersebut berisi tentang permasalahan perdamaian yang Wilson inginkan setelah Perang Dunia I berakhir. Pidato tersebut menjadi dasar bagi Perjanjian Versailles yang dirumuskan setelah berakhirnya Perang Dunia I. [1] Isi dari The Fourteen Points tersebut mengandung unsur-unsur perdamaian dan kebebasan seperti yang dia inginkan. Dia adalah penggagas paham Idealisme dalam HI. Dalam pandangan Idealisme sendiri yang juga merupakan bagian dari Liberalisme, aktor-aktor non-negara seperti organisasi internasional juga penting dalam menghadapi permasalahan dunia. Oleh karena itu, dia merupakan salah satu orang yang menggagas terbentuknya sebuah organisasi internasional, yaitu League of Nations (Liga Bangsa-Bangsa/LBB). League of Nations sendiri terkandung di dalam The Fourteen Points-nya Wilson. Dia meyakini dengan dibentuknya LBB, perdamaian dunia akan terwujud.

Dari semua point dalam The Fourteen Points Woodrow Wilson ternyata tidak semuanya yang dapat membuahkan hasil sesuai yang diinginkan. Untuk lebih jelasnya terdapat dalam tabel berikut.
Woodrow Wilson’s Fourteen Points of 1918:
Which Ones Were Accomplished?
Point Result
1.Open agreements openly arrived at, Not accomplished
2. Freedom of sea navigation in time of peace and war, Not accomplished
3. Removing economic barriers to free trade, Not accomplished
4. Reducing armaments to domestic safety levels only, Not accomplished
5. Fair resolution of colonial claims, Not accomplished
6. End of foreign occupation of Russia; Russia welcomed
and treated fairly by other nations, Not accomplished
7. Evacuation and restoration of Belgium, Accomplished
8. Evacuation and restoration of France; return of Alsace-
Lorraine to France, Accomplished
9. Italy’s borders restored to include all Italian nationals, Partially Accomplished
10. Self-determination for Austro-Hungarian people groups, Partially Accomplished
11. Evacuation of Balkan states (Serbia, Montenegro,
Romania), Partially Accomplished
12. Self-determination for former Ottoman Empire people groups, Partially Accomplished
13. Independent Poland with access to the seas, Accomplished
14. League of Nations established providing guarantees of independence and respect for territorial claims, Partially Accomplished
Based on Liberty, Equality & Power by John Murrin, et al. (Thomson Wadsworth, 1907)

Nilai-nilai yang terkandung dalam The Fourteen Points Woodrow Wilson sangat mengandung unsur-unsur liberalisme di dalamnya. Pemikiran Wilson ini sering ‘diejek’ sebagai Liberalisme Utopian karena dianggap tidak lebih dari sebuah proyek omong-kosong belaka. [3] Itu terbukti dengan ketidakberhasilan The Fourteen Points terwujud dengan baik semuanya.

referensi
[1] http://www.woodrowwilson.org/education/for-teachers/139-the-fourteen-points, diakses 12 April 2012, 10:17:24
[2] http://faculty.polytechnic.org/gfeldmeth/14points.pdf, diakses 12 April 2012 10:22:14
[3] Robert Jackson dan George Sorensen. (2009). Pengantar Studi Hubungan Internasional. Terj.Yogyakarta: Pustaka Pelajar, hlm. 51

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s