Rangkuman Pengantar Ilmu Administrasi Bab 7 (Ulbert Silalahi)

Wendy Burhannurdin
170210110065
Ditulis untuk memenuhi tugas Pengantar Ilmu Administrasi
Sumber: Ulbert Silalahi.2008. Studi Tentang Ilmu Administrasi. Bandung: Sinar Baru Algesindo

BAB VII MANAJEMEN

PENGANTAR
Studi administrasi dan manajemen diawali dengan suatu pandangan luas atau sifat, ruang lingkup dan fungsi penggunaannya dalam setiap aktivitas kerja sama organisasional. Dengan kata lain, administrasi dan manajemen merupakan hal yang universal dalam setiap dinamika kerja sama manusia organisasional, baik dalam dunia kegiatan yang bersifat publik maupun privat atau dunia bisnis modern. Manajemen telah menjadi makin penting dengan meningkatnya spesialisasi pekerjaan serta berkembangnya skala operasi.

ARTI MANAJEMEN
Di Indonesia, kata “management”(Inggris) ini diterjemahkan dalam berbagai istilah, seperti: kepemimpinan, tata pimpinan, ketatalaksanaan,pengaturan, pengelolaan, pengendalian, pengurusan, pembinaan, penguasaan, dan lain sebagainya (Pariata Westra, 1980).
Dalam buku ini, manajemen diartikan sebagai aktivitas pendayagunaan sumber daya manusia dan materil dalam suatau kerja sama organisasional melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, untuk mencapai tujuan organsiasi secara efektif dan efisien.

TUGAS DAN PERANAN MANAJEMEN
Kenyataannya, manajer bukan saja sebagai perencana, pengorganisasi, penggerak dan pengawas, tetapi setiap manajer, dari direktur suatu lembaga hingga pimpinan eksekutif dari suatu multinational corporation, menunujukkan banyak peranan menggerakkan organisasi menuju tercapainya tujuan yang ditetapkan.

TINGKAT-TINGKAT MANAJEMEN
James A.F. Stoner (1982) mengklasifikasi tingkat-tingkat manajemen (levels of management) atau yang disebut juga “tipe-tipe manajer” (types of managers), berdasarkan:
1. By their level in organization, dan
2. By the range of organizational activities for which they are responsible.
Berdasarkan luasnya aktivitas-aktivitas organisasional sesuai dengan pertanggungjawabannya, maka klafisikasi manajer terdiri atas:
1. Manajer fungsional (functional manager)
2. Manajer Umum (general manager)
Berdasarkan tingkatan dalam organisasi, maka tingkat manajemen dapat dibedakan atas:
1. Top management (manajemen puncak) atau disebut juga administratif manajemen.
2. Middle management (manajemen tengah) dengan titel divisional manager, regional manager, product manager, sales manager, marketing manager, personal manager, financial manager.
3. Lower management (manajemen bawah) yang dinamakan juga operational management, supervisory management, first level management, lowest managerial levels.
Disamping trikhotomi tingkat manajemen di atas, adakalanya tingkat manajemen diklasifikasi atas:
1. Manajemen puncak
2. Manajemen puncak-menengah
3. Manajemen menengah
4. Manajemen menengah-operasional
5. Manajemen operasional.

KETERAMPILAN MANAJERIAL
Dalam melakukan tugas-tugas atau fungsi-fungsi tersebut maka pmipinan (administrator atau manajer) dituntut untuk memiliki keterampilan yang disebut keterampilan manajerial (managerial skill), baik pimpinan pnucak (top manager), menengah (middle manager) maupun bawah (lower manager).
Tentang jenis keterampilan manajerial yang harus dimiliki oleh seorang pimpinan pada tingkatan mana pun berada dalam struktur organisasi, Robert L. Katz, sebagaimana dikutip oleh James A.F Stoner (1986), menentukan tiga jenis dasar keterampilan, yaitu: keterampilan teknik (technical skill), keterampilan manusiawi (human skill) dan ketermapilan konseptual (conceptual skill).

KEMAMPUAN MANAJERIAL DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF
Melihat perkembangan dan pengembangan administrasi dan manajemen khususnya administratif dan managerial skill di negara-negara seperti Amerika, Eropa dan Jepang, maka negara-negara sedang berkembang, termasuk Indonesia dapat dikatakan jauh ketinggalan. Bahkan kelemahan di bidang administrasi dan manajemen merupakan salah satu karakteristik yang menonjol dari negara-negara sedang berkembang pada umumnya.
Di Indonesia pada awal kemerdekaannya juga tampak, bahwa banyak administrator-administratornya tidak pernah menerima atau mengikuti pendidikan dan latihan administrasi yang diperlukan dan tidak berkesempatan memegang jabatan-jabatan dalam pengembangan kemampuan manajerialnya, misalnya dalam membuat keputusan dan menyusun kebijakan strategis.

SUMBER DAYA MANAJEMEN
Bila disimpulkan, maka sumber daya manajemen (management resources) terdiri atas:
1. Manusia, yaitu orang yang menggerakkan dan melakukan aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan, termasuk yang mendayagunakan sumber daya-sumber daya lain.
2. Sumber daya materil (material resources), yaitu berbagai sarana dan prasarana yang dimanfaatkan, digunakan dan kemudian diproses oleh manusia untuk menghasilkan sesuatu output.
3. Metode-metode (methods), yaitu cara yang digunakan dalam memproses input menjadi output.


PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN

Prinsip adalah suatu pernyataan yang memberikan petunjuk kepada pemikiran atau tindakan yang akan diambil. Prinsip utama daripada manajemen, ialah”efisiensi” (daya guna) dan “efektivitas” (hasil guna) dalam mencapai hasil tujuan yang direncanakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s