Gerakan OpIsrael

OpIsrael merupakan respon dari masyarakat global terhadap serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Jalur Gaza, Palestina. Serangan dari para hacker yang menamakan diri mereka sebagai anonymous terhadap situs-situs pemerintah Israel dan situs-situs asal Israel lainnya ini mendapat berbagai respon dari dunia internasional. Ada yang mendukung hal ini dan ada pula yang menentang. Mereka yang mendukung di antaranya banyak berasal dari negara-negara Muslim serta masyarakat-masyarakat Muslim lain di seluruh dunia sebagai salah satu bentuk solidaritas antar sesama Muslim. Hal ini dapat dipahami karena nilai-nilai solidaritas sebagai sesama saudara Muslim begitu kuat karena tidak terlepas dari nilai-nilai persaudaraan yang diajarkan oleh Islam itu sendiri. Nilai-nilai persaudaraan tersebut kemudian akan mengakar kuat ke dalam setiap masing-masing individu ketika mereka mengetahui bahwa ada saudara mereka yang sesama Muslim sedang tertekan dan terzalimi oleh pihak lain. Inilah yang terjadi di Palestina di mana negara yang mayoritas berpenduduk Muslim tersebut diserang oleh Israel sehingga menyebabkan penderitaan yang begitu besar bagi Rakyat Palestina. Berbagai simpati kemudian datang kepada mereka, terutama dari sesama Muslim dari seluruh dunia yang mengecam tindakan Israel ini. Berbagai bantuan dan dukungan kemudian datang dari seluruh dunia memanfaatkan perkembangan kemajuan teknologi dan pesatnya arus globalisasi.

Gerakan OpIsrael yang dilancarkan oleh Anonymous ini merupakan salah satu contoh kuatnya solidaritas dari sesama Muslim dari seluruh dunia. Mereka bergerak dan bertindak dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang pada arus globalisasi yang sedang terjadi saat ini. Tindakan anonymous ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Serangan itu dipuji oleh Hamas, kelompok Islam militan yang menguasai Jalur Gaza di mana Jurubicara Hamas Ihab al-Ghussain menulis: “Semoga Tuhan melindungi semangat dan misi para prajurit perang elektronik ini” (Der Spiegel, 2013). Tanggapan lain muncul dari sebuah pernyataan di situs Partai Renaissance Tunisia, yang ditandatangani oleh pemimpin partai Rashid Al-Ghannouchi, menyatakan “mengutuk semua orang yang tidak menerapkan kebijakan dialog untuk mencapai tujuan dan mengikuti metode teroris untuk mencapai tujuannya”, dan mengancam “untuk mengadili siapa saja yang terlibat dari Tunisia dalam serangan terhadap Israel dengan tuduhan membahayakan keamanan negara asing”. Warga Tunisia dengan cepat memobilisasi diri melawan partai itu, dengan beberapa pengacara yang menawarkan untuk membela hacker yang dituduh menyerang Israel secara gratis. Partai tersebut kemudian mengeluarkan pernyataan yang berbeda mengatakan bahwa situs web mereka sendiri telah diretas dan bahwa partai tersebut tidak mengutuk serangan cyber terhadap Israel. (Times of Israel, 2013).

Selain yang mendukung gerakan OpIsrael ini, ada pula yang menentang. Seseorang yang mengklaim dirinya sebagai “hacker terbaik di dunia”, yaitu seorang hacker yang menyebut dirinya dengan nama Hannibal, sebelumnya dikenal karena membocorkan rekening Facebook dari satu juta orang Arab, mengklaim telah menerbitkan rincian dari satu juta orang Amerika dalam menanggapi Anonymous ‘OpIsrael. Dalam sebuah pernyataan yang diperoleh CWN, ia berkata:
“Lately, Anonymous Group attacked for no reason Israeli websites and stuff. Do you want to play with me, Anonymous Group? Do you have forgotten that Israel stands alongside the world’s best hacker – Hannibal??? Who the hell you think you are?” (Eduard Kovacs, 2012)

Berkaca dari fakta-fakta tersebut, serangan kelompok Anonymous yang dikenal dengan OpIsrael terhadap situs-situs milik Israel ini menandakan banyaknya respon dari berbagai kalangan masyarakat internasional. Hal ini berarti bahwa tindakan anonymous tersebut telah mencuri perhatian dunia internasional. Selain karena OpIsrael tersebut tergolong sebegai kejahatan cybercrime, hal tersebut juga terjadi karena kuatnya arus globalisasi yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi. Hal ini menandakan bahwa globalisasi telah berkembang pesat hampir ke seluruh wilayah di dunia.

DAFTAR PUSTAKA
Bassin, Michael. 2013. Egypt’s ‘war of the streets’As Muslim-Christian violence rages in Cairo, leaders fail to bring calm; Tunisian party condemns cyberattack on Israel (after its website was hacked). (http://www.timesofisrael.com/egypts-war-of-the-streets/), diakses 26 Oktober 2013

Der Spiegel. 2013. (http://www.spiegel.de/netzwelt/web/anonymous-hacker-greifen-israelische-seiten-an-a-892960.html), diakses 26 Oktober 2013

Kovacs, Eduard. 2012. Best Hacker in the World Leaks Account of Details of 1 Million American Users. http://news.softpedia.com/news/Best-Hacker-in-the-World-Leaks-Account-Details-of-1-Million-American-Users-309039.shtml

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s